Skip to main content

GLOBAL VILLAGE DUBAI - ALL AROUND THE WORLD IN ONE DAY


Global Village is one of the most visited places in Dubai. Lot of attractions and major global landmarks so people can take plenty of instragamable pictures here. 

The Global Village is like a seasonal attractions place, it is normally opened sometime around November until April, however this year it opened until May 2021, from 4pm until 12 am.

We visited Global Village on Monday, because Monday is a dedicated day for family and ladies. you can't entered if you are neither.

Although it was opening in December, we found out that there are still lot of visitors today. The health & safety protocols are implemented properly, you could see sanitizer in lot of spots, visitors shall keep the social distancing, and also wearing mask of course.

I can’t visit all the country spots, because my baby has given a signal to go home early 😂



It is worth visiting. It was like you went all around the world in one day. You can buy tickets online on their website. Each ticket will cost you 15 AED for entry.

Comments

Popular posts from this blog

Irrashaimase.. Nge-Sushi di Sushi Tei Aja, Yuk!

Sumber : www.sushitei.co.id Hai readers..! Pasti udah gak asing lagi dong dengan nama restaurant Jepang, yang outletnya sudah tersebar pada  kota-kota besar di Indonesia.. Yapss… Sushi Tei.. Saya lupa sejak kapan, saya begitu doyan nge-sushi. Yang pasti sejak saya masih di kampung halaman saya di Medan, saya udah mulai rajin merayakan gajian awal bulan saya buat bertemu “sumpit” kebahagiaan saya di Sushi Tei.  Nah, kali ini, saya mau me-review menu Sushi Tei yang udah pernah saya makan, dan enaak.. Bagi saya sih, semuanya enak.. Sushi is cheaper than therapy. Saya bisa loh hanya dengan makan sushi favorit, mood saya yg lagi jelek, bisa jadi baik.. Sushi is my mood-booster 😍 Ini beberapa menu Sushi Tei kesukaan saya… Irrashaimase…! Salmon Crispy Aburi Ini salah satu sushi favorit saya. Pasti selalu saya pesan, dan untuk sushi yang ini, 1 piring pasti buat saya (mana mau bagi2 :P) Saya ga terlalu pinter untuk mendeskripsikanny

Review : Harry Potter and the Cursed Child

Harry Potter and the Cursed Child Finally, my new blog post on January 2019.. Lumos! Kali ini saya akan memberikan review buku yang berisikan skenario pementasan dari Harry Potter and Cursed Child, di West East London pada tahun 2016 lalu. Review saya berisikan spoiler. Jadi, sebelum kamu membaca lebih lanjut, silahkan quit my blog window kalo masih pengen baca sendiri tanpa spoiler-an. Tapi, kalo ga ada masalah, silahkan lanjut… hehehehe 😄 Kenapa saya memberikan penjelasan buku ini berisikan skenario?  Karena buku HP yang ke delapan ini berbeda dengan 7 seri HP lainnya. Pertama, alur cerita plot skenarionya beda, bukan seperti baca buku HP pendahulunya (pantas saja sebagian   potter head yang kecewa dengan buku ini). Kedua, konon katanya penulis buku ini tidak sepenuhnya JK Rowling. Rowling hanya memberikan karakter cerita miliknya, tetapi Jack Thorne yang “mengkaryakannya”.  Saya pribadi, sebenarnya tidak ingin membaca buku ini sejak English versi

Review : Inside The Mind of Winners (Charles Burke)

  Inside the Mind of Winners Sebagai buku non fiksi, sampul buku self improvement terbitan Bright Publisher ini sangat "lucu" dan menarik hati saya untuk langsung membeli (biasa kalau beli buku non fiksi, saya selalu intip review di goodreads dulu) dan ga seperti buku pengembangan diri lainnya, yang hanya meletakkan judul buku dengan huruf kapital di cover bukunya. Kesan pertama saya melihat buku ini "cover bukunya bagus"... Dengan gambar seorang pria berkacamata, yang diatas kepalanya ada trophy. Deskriptif, sesuai dengan judulnya. Buku yang berisikan 192 halaman ini, membagikan kisah-kisah spesial tentang kesuksesan yang juga ada pengaruh keberuntungan di dalamnya. Para orang spesial yang menceritakan kisahnya dalam buku ini ialah Charles Burke, Malcolm Harvey, Mary Martin Niepold, Joan Marie Whelan, Anita Bergen, Sami Laitinen, Joe Vitale dan Robert Scheinfeld. Namun, saya tidak akan membahas satu per satu kisah mereka.  Seorang Anita Bergen yang m